Jakarta, bimasislam— Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin menerima kunjungan tokoh masyarakat Gorontalo, Fadel Muhammad beserta istri, Hana Hasanah Shahab, serta Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo. Rombongan tokoh Gorontalo itu diterima Dirjen di ruang kerjanya, Gedung Kementerian Agama lantai 6, Jl. MH. Thamrin Nomor 6, Jakarta Pusat Kamis (31/5).
Dalam kunjungan silaturahmi yang berlangsung akrab itu, para tokoh Gorontalo meminta dukungan Ditjen Bimas Islam untuk menyelenggarakan kegiatan di provinsi berjuluk Bumi Maleo tersebut dalam bentuk program penguatan fungsi agama. Dirjen Bimas Islam menyambut baik keinginan tersebut. Dikatakan Dirjen, program Penguatan Fungsi Agama dalam Pembangunan Nasional selama ini memang telah dilaksanakan di sejumlah provinsi, antara lain Riau, Kalimantan Barat, Ambon, dan Jawa Barat. “Insya Allah Gorontalo menjadi provinsi berikutnya”, ujar Dirjen.
Program Penguatan Fungsi Agama dalam Pembangunan Nasional merupakan upaya Ditjen Bimas Islam untuk terus menjaga kemitraan strategis dengan para ulama, tokoh masyarakat, Ormas Islam, akademisi, dan mitra lainnya. Selain sebagai sarana menyerap aspirasi, program tersebut juga membedah alokasi anggaran fungsi agama dengan narasumber dari Kementerian Keuangan, DPR, Bappenas, MUI dan sebagainya.
Pertemuan Dirjen dengan para tokoh Gorontalo berlangsung dari pukul 09.00 hingga pukul 09.30 WIB. Selain membicarakan program, dalam silaturahmi itu, Bupati Gorontalo juga menyampaikan sejumlah event unggulan daerahnya, terutama Festival Tumbilotohe yang akan digelar menjelang Idul Fitri 1439 H.
Tumbilotohe yang berarti “Pasang Lampu” adalah tradisi yang menandakan akan berakhirnya Ramadan di Gorontalo dimana masyarakat memasang lampu atau lampion sejak waktu Maghrib hingga tiba waktu Salat Subuh. Yang menarik, Keindahan Tumbilotohe bisa disaksikan mulai perbatasan Gorontalo dengan Sulawesi Utara di bagian timur, hingga perbatasan dengan Sulawesi Tengah di bagian barat. Tahun ini, festival tersebut akan dimulai tanggal 10 Juni 2018. Festival Tumbilotohe pernah masuk Museum Rekor Indonesia (MURI) pada tahun 2007, karena lima juta lampu menyemarakkan festival dan menghiasai wajah provinsi ke-32 di Indonesia itu.
Penulis: Sigit
Editor: sigit
Foto: bimasislam
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



