Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Jenderal Bimas Islam Kamaruddin Amin, membuka kegiatan temu ahli hisab rukyat tahun 2021. Kamaruddin mengatakan, unifikasi kalender hijriah memiliki peran untuk kemaslahatan bangsa.
"Kita sama-sama mengetahui, tantangan unifikasi kalender hijriah ini sesuatu yang tidak mudah, karena tidak mudah, kita perlu kerja keras, kita perlu bersinergi, dan berkolaborasi," kata Kamaruddin membuka kegiatan tersebut di Hotel Four Points, Jl. MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (17/6/2021).
Kamaruddin menambahkan, kegiatan temu ahli hisab rukyat ini, diharapkan memberi kontribusi bagi umat dan bangsa.
"Sehingga kita bisa mencari jalan keluar terbaik dengan unifikasi ini, untuk umat dan bangsa kita," ujarnya.
Kegiatan temu ahli hisab rukyat ini berlangsung pada 17-18 Juni 2021 dan dihadiri sebanyak 50 peserta melalui tatap muka dan virtual. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan. Peserta berasal dari Mahkamah Agung, Pengadilan Tinggi Agama, BMKG, LAPAN, BIG, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Persis, Alwashliyah, Ahli Hisab Perorangan, Astronom, dan akademisi.
"Terima kasih sudah hadir dalam acara ini meski Pandemi, kita terus jaga prokes, kita lindungi diri kita dan orang-orang sekitar kita. Dengan mengucap Basmallah kita buka acara ini secara resmi," tutup Kamaruddin.
(Fadly)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag: Sulsel Berpeluang Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah di Wilayah Timur Indonesia
Makassar, Bimas Islam — Sulawesi Selatan berpeluang menjadi pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah timur Indonesia. Potensi tersebut…



