Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Penerangan Agama Islam (Dirpenais) Kementerian Agama, Syamsul Bahri mengajak 50.000 Penyuluh Agama Islam untuk terus bergerak menyosialisasikan protokol kesehatan (Prokes). Menurut Syamsul, penerapan prokes secara ketat dan disiplin efektif untuk menekan penyebaran Covid-19.
"Kementerian Agama melalui Direktorat Penerangan Agama Islam mengajak dan berharap seluruh Penyuluh Agama Islam terus menggerakkan umat untuk sosialiasi dan menerapkan prokes 5M + 1M," ungkap Syamsul di Jakarta melalui sambungan telepon kepada bimasislam, Sabtu (24/7/21).
Syamsul menambahkan, prokes 5M meliputi memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan merupakan cara yang terbukti efektif untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.
"Kita tambah 1M yaitu membaca doa. Ini sangat penting karena beragam metode telah dilakukan. Membaca doa merupakan kekuatan tak terbantahkan setelah dan bersamaan segala upaya kita agar pandemi Covid-19 segara berakhir," tambahnya.
Dalam memasifkan sosialiasai dan penerapan prokes ini, Syamsul juga mengajak Penyuluh Agama Islam untuk menggandeng berbagai pihak yang menjadi simpul kekuatan umat.
"Sosialisasi secara masif dengan menggandeng semua potensi umat, majelis taklim, mubalig, tokoh agama untuk bersinergi secara simultan demi menghindari dan mengurangi penyebaran Covid-19," pungkasnya.
Sebagai informasi, gerakan protokol kesehatan 5M + 1M akan terus disosialisasikan oleh Penyuluh Agama Islam di berbagai daerah. Sosialisasi dilakukan secara masif dan kreatif dengan memanfaatkan berbagai media.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



