Serang, Bimas Islam -- Direktur Penerangan Agama Islam (Dirpenais) Kemenag, Ahmad Zayadi berharap Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) yang rutin digelar Kemenag mampu meningkatkan pemahaman generasi milenial terhadap Al-Qur'an. Demikian disampaikan Zayadi dalam penutupan MTQ XIX Provinsi Banten di Serang, Kamis (1/12/22).
"MTQ merupakan pengembangan syiar Islam dan ikhtiar mengagungkan kalam ilahi untuk meneguhkan kesuciannya, memperkuat keimanan, dan memperluas fungsi edukatif Al-Qur’an bagi segenap manusia. Generasi muda yang terlibat dalam MTQ diharapkan memiliki pemahaman yang benar tentang isi dan kandungan Al-Qur’an," harap Zayadi.
Di dalam Al-Qur'an, sambung Zayadi, terdapat berbagai panduan hidup. Ia mencontohkan ayat terkait keragaman. Menurutnya, penciptaan manusia yang beragam suku, agama, bahasa, dan budaya merupakan modal untuk hidup rukun.
"Generasi Islam harus ditanamkan pemahaman yang benar tentang bagaimana Islam memandang keragaman dalam masyarakat. Menekankan tujuan penciptaan manusia bersuku-suku dan berbangsa-bangsa untuk saling mengenal dan saling menghormati satu sama lain," sambungnya.
Dalam musaqabah yang mengangkat tema Mewujudkan Masyarakat yang Beriman, Bertakwa, dan Berakhlakul Karimah ini, Zayadi berharap MTQ XIX Provinsi Banten mampu melahirkan generasi yang menghormati perbedaan. "MTQ ini mampu mendorong pembentukan karakter dan perilaku masyarakat yang sesuai dengan ajaran Al-Qur’an dan mampu menghormati perbedaan serta dapat hidup berdampingan dalam bingkai keragaman," harapnya.
"Al-Qur’an harus menjadi inspirasi dalam membangun nilai-nilai kerukunan, toleransi, dan keharmonisan sekaligus menjadi solusi dari berbagai persoalan aktual umat dan bangsa ini," pungkasnya.
Pada musabaqah ini, Kabupaten Tangerang berhasil memperoleh juara umum dengan nilai 123 poin, disusul Kabupaten Serang (108 poin), Kota Tangerang Selatan (102 poin), Kota Serang (57 poin), Kabupaten Pandeglang (49 poin), Kota Tangerang (32 poin), Kabupaten Lebak (18 poin), dan dan Kota Cilegon (15 poin).
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



