Tangerang Selatan, Bimas Islam --- Direktur Penerangan Agama Islam (Dirpenais) Kementerian Agama, Syamsul Bahri menjelaskan prinsip dakwah yang rahmatan lil ‘alamiin (pembawa kasih sayang kepada semesta alam). Hal ini diungkapkan Syamsul saat memberikan arahan dalam Forum Group Discussion (FGD) Peta Dakwah Dai Daiyah Penceramah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal) di Tangerang Selatan, Selasa (21/9/21).
“Maka dengan rahmat (kasih sayang) dari Allah kamu bersikap lemah lembut terhadap mereka,” ungkap Syamsul mengutip terjemah Surat Ali ‘Imran ayat 159.
Syamsul menambahkan, dakwah yang disampaikan dengan cara keras dan hati kasar akan menyebabkan masyarakat menjauh. Alhasil, tambahnya, dakwah jenis ini hendaknya tidak dilakukan.
“Dai itu mudah memaafkan, mudah meminta ampun kepada Allah atas dosa yang dilakukan umat, serta mengedepankan prinsip musyawarah,” tambah Syamsul.
Syamsul juga mengingatkan para dai tentang konsep petunjuk. Mengutip ayat Al-Qur’an, Syamsul menjelaskan bahwa petunjuk merupakan mutlak Kuasa Allah Ta’ala.
“Hidayah itu milik Allah. Bahkan ada keluarga Nabi yang tidak mendapatkan hidayah. Kita hanya berikhtiar, hanya mengajak,” tandas mantan Kakanwil Kemenag Jawa Timur ini.
Hadir dalam FGD ini, Koordinator Fungsi Dakwah dan Hari Besar Islam, Lubenah, Subkoordinator Pemetaan dan Pendataan Wilayah Dakwah, Nofiarti, dan Kepala Seksi Pengelolaan Hari Besar Islam, Ria Arlina. Acara digelar dengan menerapkan protokol kesehatan pada 21-23 September 2021.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



