Tangerang Selatan, Bimas Islam --- Moderasi Beragama penting diterapkan di semua wilayah termasuk wilayah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal). Hal ini seperti disampaikan Direktur Penerangan Agama Islam (Dirpenais), Syamsul Bahri dalam Harmonisasi Dakwah Islam di Wilayah 3T.
"Moderasi Beragama sebagai salah satu cara bagaimana menjadikan masyarakat dan bangsa bersikap pertengahan, toleran, dan damai," ungkap Syamsul di Hotel Qubika Boutique, Tangerang Selatan, Kamis (18/11/21).
Syamsul menambahkan, Moderasi Beragama juga berperan dalam membentuk sikap saling menghormati meski berbeda agama. Saling hormat ini, lanjut Syamsul, bisa dicapai dengan menguatkan kepercayaan terhadap agama masing-masing.
"Bagaimana akidahnya kuat dan tetap menjaga kemesraan dengan saudara beda agama karena perbedaan itu keniscayaan," tambah mantan Kakanwil Kemenag Jatim ini.
Dalam kegiatan yang diikuti 70 peserta dengan menerapkan protokol kesehatan ketat ini, Syamsul juga menyampaikan konsep kasih sayang dan kelembutan sebagai kunci keberhasilan dakwah.
"Tidak boleh kasar kepada siapa pun. Tidak boleh menghina sesembahan agama lain. Orang yang disikapi kasar malah menjauhi," tambahnya.
"Tapi sikap lembut membuat seseorang tertarik dan simpati kepada Islam," pungkas pria kelahiran Negara, Bali ini.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



