Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Tarmizi Tohor mengajak Pemerintah Daerah (Pemda) turut terlibat dalam program KUA Percontohan Ekonomi Umat. Hal ini disampaikan Tarmizi saat meresmikan 5 lokasi KUA Percontohan Ekonomi Umat angkatan IV secara virtual di Jakarta, Jumat (1/7/2022).
"Jika Pemda ingin terlibat dalam program ini, kami persilakan. Nanti bisa berkoordinasi dengan jajaran Kanwil Kemenag Provinsi atau Kantor Kemenag Kabupaten/Kota," ujar Tarmizi.
Tarmizi mengatakan, dengan adanya sinergi bersama Pemda setempat, program pemberdayaan masyarakat melalui optimalisasi dana zakat akan mendapatkan hasil yang lebih maksimal.
"Karena anggaran kami terbatas, jika ada kolaborasi bersama Pemda, BAZNAS, dan LAZ, maka upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat akan lebih optimal," lanjutnya.
Tarmizi menambahkan, bentuk bantuan yang diberikan tidak hanya untuk keperluan konsumtif, melainkan bantuan yang bersifat produktif sehingga manfaatnya lebih besar dirasakan masyarakat.
"Misalnya, pelatihan keterampilan wirausaha, strategi pemasaran produk, dan semacamnya yang juga bisa dibagikan kepada penduduk di sekitarnya," tutupnya.
Sebagai informasi, Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag telah meresmikan sebanyak 21 dari total 25 lokasi KUA Percontohan Ekonomi Umat sepanjang tahun 2022.
Kali ini, kelima lokasi KUA Percontohan Ekonomi Umat yang diresmikan adalah KUA Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara; KUA Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah; KUA Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, Gorontalo; KUA Kecamatan Girian, Kota Bitung, Sulawesi Utara; dan KUA Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



