Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Tarmizi Tohor meminta pelaksana program KUA Percontohan Ekonomi Umat dapat berkolaborasi dengan pemerintah daerah (Pemda) setempat. Hal ini disampaikan Tarmizi saat memberikan arahan kepada para Penyuluh di KUA Kecamatan Duren Sawit, Jakarta, Kamis (12/5/2022).
Tarmizi mengatakan, Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf telah membangun 17 Kampung Zakat dengan kolaborasi bersama sejumlah stakeholder. Menurutnya, hal ini juga bisa dilakukan dalam program KUA Percontohan Ekonomi Umat.
"Ke depan, jika ada pemberian bantuan bisa mengundang Camat dan Lurah setempat. Karena program pemberdayaan ini mempunyai dampak positif terhadap warganya," ujar Tarmizi.
Tarmizi juga mendorong agar publikasi terhadap program pemberdayaan masyarakat, seperti Kampung Zakat, KUA Percontohan Ekonomi Umat, dan Inkubasi Wakaf Produktif dilakukan lebih masif.
"Jika kita minim publikasi, program sebagus apa pun tidak akan diketahui oleh masyarakat. Itulah pentingnya untuk terus berkolaborasi bersama pihak lain," pungkasnya.
Usai memberikan arahan, Tarmizi turut meninjau lokasi usaha dari dua penerima manfaat program KUA Percontohan Ekonomi Umat, didampingi Kasubdit Edukasi, Inovasi, dan Kerja Sama Zakat dan Wakaf, Wida Sukmawati, dan Wakil Direktur LAZ Al-Azhar, Rahmatullah Sidik di Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



