Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Tarmizi Tohor berharap Penyuluh Agama Islam menjadi sumber informasi keagamaan bagi masyarakat. Hal ini disampaikan Tarmizi saat membuka kegiatan Lokalatih Agent of Change Ekonomi Syariah pada KUA Percontohan Ekonomi Umat di Jakarta, Rabu (6/4/2022).
Tarmizi menyatakan, salah satu keunggulan Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama yakni mempunyai reputasi yang baik dan disegani masyarakat. Hal ini, menurutnya, mempermudah penyampaian informasi kepada masyarakat.
"Penyuluh Agama Islam tempatnya orang bertanya permasalahan agama. Khususnya dalam kesempatan ini, dalam konteks menyampaikan literasi tentang zakat dan wakaf," jelas Tarmizi.
Tarmizi meminta agar seluruh kegiatan dan hasil dari program KUA Percontohan Ekonomi Umat dapat disebarluaskan kepada publik. Menurutnya, program tentang pemberdayaan masyarakat masih minim publikasi.
"Kita harus tingkatkan publikasi terkait program ini, kalau perlu undang wartawan dan viralkan di berbagai media sosial sehingga publik mengetahui program ini," lanjutnya.
Tarmizi menambahkan, penguatan peran Penyuluh Agama Islam menjadi agen perubahan dalam ekonomi syariah dimulai dari 11 KUA Percontohan Ekonomi Umat. Ia berharap, para Penyuluh yang mengikuti kegiatan lokalatih pada hari ini dapat menerapkan dan menyebarkan ilmunya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



