Tangerang Selatan, Bimas Islam --- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Tarmizi Tohor menegaskan, perlu adanya tolok ukur tentang keberhasilan program Kampung Zakat. Hal ini disampaikan saat menutup kegiatan Evaluasi Program Kampung Zakat di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (15/6/2022).
Tarmizi memaparkan, terdapat 3 faktor yang dapat menjadi ukuran dari keberhasilan program Kampung Zakat, yakni perbaikan ekonomi masyarakat, meningkatnya hubungan sosial antarwarga, serta terwujudnya moderasi beragama.
"Ketiga faktor tersebut menjadi standar, jadi kita bisa menilai Kampung Zakat mana saja yang berhasil dan yang perlu dievaluasi," papar Tarmizi.
Tarmizi menyatakan, program Kampung Zakat bukan hanya bermanfaat bagi umat Islam, namun juga turut mewujudkan kesejahteraan bagi umat beragama lainnya yang berada di dalam wilayah tersebut.
"Melalui program ini, kita dapat menyebarkan paham moderasi beragama melalui perbaikan ekonomi. Manfaatnya dapat dirasakan seluruh warga di desa tersebut," pungkasnya.
Kegiatan ini melibatkan sebanyak 40 Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Gara Zawa) dari 32 Kanwil Kemenag Provinsi, serta perwakilan dari BAZNAS dan LAZ yang terlibat dalam program Kampung Zakat.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



