Jakarta, Bimas Islam -- Delegasi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Internasional ke-4 bertajuk “Al-Qur’an, Enviroment, and Humanity for Global Harmony” tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (28/1/2025). Kedatangan para delegasi dan dewan hakim disambut meriah oleh panitia penyelenggara dan masyarakat.
“Delegasi Brunei menjadi negara pertama yang tiba sejak semalam pada 27 Januari 2025. Hari ini, dewan hakim internasional juga tiba di Indonesia. Kedatangan para delegasi dari 38 negara ini menjadi bagian dari rangkaian pelaksanaan MTQ,” ujar Ketua Liaison Officer (LO), Subhan Nur Mahmud kepada wartawan di Jakarta.
Subhan menjelaskan, pihak panitia mengerahkan 17 unit kendaraan untuk menjemput para delegasi, termasuk kendaraan VIP untuk dewan hakim. Para delegasi disambut dengan pengalungan bunga sebagai tanda kehormatan.
“Setelah istirahat sejenak di Hotel Sheraton Bandara, rombongan delegasi dan dewan hakim kemudian dibawa menuju Hotel Grand Sahid Jaya, tempat mereka menginap selama mengikuti rangkaian acara MTQ Internasional 2025,” katanya.
Terpisah, Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag, Ahmad Zayadi mengungkapkan rasa syukur atas kedatangan delegasi internasional tersebut. Menurutnya, kehadiran para peserta mencerminkan semangat persatuan umat Islam dunia dalam memuliakan Al-Qur’an.
“Kami merasa terhormat menyambut delegasi dari berbagai negara. MTQ Internasional ini bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga momentum untuk mempererat hubungan bilateral dan multilateral, serta menunjukkan karakter keberagamaan di tengah masyarakat dunia,” ungkapnya.
Sebanyak 38 negara berpartisipasi dalam kompetisi ini, terdiri dari 19 negara di Asia, 14 negara di Afrika, 4 negara di Eropa, dan 1 negara di Amerika. Para delegasi akan berkompetisi pada cabang Tilawah dan Tahfiz Al-Qur’an.
MTQ Internasional 2025 akan berlangsung mulai 28 Januari hingga 2 Februari 2025. Acara pembukaan dijadwalkan pada 29 Januari di Auditorium Grand Sahid Jaya Hotel. Kegiatan tersebut akan dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan ulama internasional.
“Selain kompetisi, berbagai kegiatan pendukung akan memeriahkan acara, termasuk seminar Al-Qur’an, pameran kaligrafi internasional, workshop penulisan Al-Qur’an bersama narasumber mancanegara, dan city tour di tiga lokasi,” pungkas Zayadi.
Wcp/Mr



