Pontianak, Bimas Islam --- Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama mengkampanyekan gerakan Pencegahan Perdagangan Orang atau Human Trafficking. Kampanye gerakan ini disuarakan dalam Acara Pengarusutamaan Gender dengan Tema "Stop Human Trafficking, Perkuat Ketahanan Keluarga" di kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Diamond, Hotel Golden Tulip Kota Pontianak ini diikuti sekitar 150 orang peserta yang berasal dari lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, majelis taklim, organisasi kepemudaan, dan organisasi kemahasiswaan di kota Pontianak.
Kepala Bagian Organisasi Tata Laksana dan Hukum Ditjen Bimas Islam Andi Hukmah, yang mewakili Dirjen Bimas Islam menyampaikan bahwa kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun sejak tahun 2015. Namun pada 2019 ini, kegiatan Pengarusutamaan Gender akan dilakukan di 2 kota yaitu kota Pontianak dan kota Jakarta. Pemilihan provinsi Kalimantan Barat didasari oleh letak provinsi ini yang berbatasan darat dengan Negara Malaysia sehingga potensi adanya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) sangatlah besar.
"Tema Stop Human Trafficking Ketahanan Keluarga disesuaikan dengan Provinsi Kalimantan Barat sebagai pintu gerbang keluar masuknya WNI/WNA yang menjadi jalan utama Human Trafficking terjadi yang dalam beberapa catatan media ada beberapa kasus perdagangan orang terjadi di Kalimantan Barat" ujar Kabag Ortapeghum
Lebih lanjut, Andi Hukmah mengatakan bahwa Ditjen Bimas Islam terus berupaya berperan aktif dalam pencegahannya melalui pendekatan agama. Membangun keluarga dengan kesadaran persamaan gender didalam nya diharapkan dapat mencegah terjadinya Human Trafficking khususnya di Provinsi Kalimantan Barat maupun di negara Indonesia.
"Kami berharap, dengan adanya kegiatan ini bisa membuka mata hati tiap elemen masyarakat bahwa kesetaraan gender itu penting dalam bidang apapun", ujar Kabag.
"Seminar ini dapat dijadikan sosialisai untuk generasi muda, bahwa kesetaraan gender itu penting dalam bidang apapun," tambahnya.
Dijadwalkan narasumber pada kegiatan ini di antaranya Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Komnas Perempuan, Konsultan Keluarga/Psikolog, dan Kepala Bidang Penais Zawa Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat.
Penulis: zaenury
Editor: zaenury
Foto: bimasislam
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



