NTB, bimasislam – Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kementerian Agama (Kemenag), Moh. Agus Salim meminta generasi milenial agar lebih aktif menyuarakan moderasi beragama. Generasi milenial memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat dan bangsa. Demikian itu yang disampaikan Direktur pada Workshop Bina Moderasi Islam yang diselenggarakan oleh Subdit Bina Paham Keagamaan Islam dan Penanganan Konflik di Mataram, NTB (17 s.d 19 Juni 2019).
“Generasi milenial menjadi elemen penting dalam strategi diseminasi (menyebarkan) moderasi beragama guna peningkatan pemahaman agama Islam berwawasan moderat dan toleran serta menjaga umat dari paham yang bermasalah,” ucapnya.
Menurut Direktur, peningkatan pemahaman agama Islam berwawasan moderat dan toleran serta menjaga umat dari paham yang bermasalah merupakan Rencana Strategis Program Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah.
Oleh karena itu, generasi milenial yang rata-rata berusia 20-35 tahun memiliki strategi guna mendorong peningkatan pemahaman agam Islam berwawasan moderat dan toleran serta menjaga umat dari paham yang bermasalah. Pertama, generasi milenial biasanya sangat percaya diri dan lebih melek teknologi dibanding generasi sebelumnya. “Mereka dapat dapat berinteraksi dengan manusia dari berbagai belahan dunia. Oleh sebab itu, globaliasasi membuat generasi millennial menjadi lebih penting terhadap peningkatan pemahaman agam Islam berwawasan moderat dan toleran serta menjaga umat dari paham yang bermasalah,” katanya.
Lanjut Direktur, generasi milenial merupakan sosok yang kreatif, aktif, inovatif dan connected yaitu pribadi-pribadi yang pandai bersosialisasi “Biasa berfikir out of the box, kaya akan ide dan gagasan serta mampu mengkomunikasikan gagasan itu dengan cemerlang, terlebih di era teknologi dan internet,” ungkapnya.
Disampaikan pula oleh Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Moh. Agus Salim kepada peserta Workshop Bina Generasi Islam merupakan wujud peranan Kementerian Agama “Untuk menangkal dan meminimalisir potensi aliran dan gerakan keagamaan yang bermasalah, serta guna untuk meningkatkan kualitas pemahaman, pengamalan, dan kehidupan beragama pada umat merupakan peranan Kementerian Agama,” tandasnya.
Penulis: Bina Paham Keagamaan Islam dan Penanganan Konflik
Editor: nhkurniawan
Foto: Bimas Islam
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



