Jakarta, Bimas Islam-- Kementerian Agama (Kemenag) menerima penghargaan sebagai Satuan Kerja (Satker) terbaik dalam keaktifan transaksi rekening virtual pengeluaran melalui Cash Management System (CMS). Penghargaan tersebut diberikan oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jakarta IV kepada Ditjen Bimas Islam, yang telah mencatatkan 28.119 transaksi selama semester pertama tahun 2024.
"Penghargaan ini merupakan bukti keberhasilan Ditjen Bimas Islam dalam menerapkan pelayanan keuangan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Penggunaan CMS dalam pengelolaan keuangan menjadi salah satu faktor utama yang mendukung capaian ini," ujar Ketua Tim Keuangan Ditjen Bimas Islam, Arif Widiarto.
Arif mengatakan, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim, terutama Bendahara Pengeluaran dan Bendahara Pengeluaran Pembantu. "Penghargaan ini menjadi bukti bahwa pengelolaan keuangan di Bimas Islam telah dilakukan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat," ujar Arif, Jumat (23/8/2024).
Sistem CMS memungkinkan transaksi keuangan dilakukan secara real-time, meminimalkan kesalahan, serta memastikan keamanan dan ketepatan dalam setiap proses pengeluaran. Dengan lebih dari 28.000 transaksi yang tercatat dalam enam bulan pertama tahun ini, Ditjen Bimas Islam menunjukkan bahwa inovasi teknologi dalam pengelolaan keuangan dapat menghasilkan efisiensi.
Capaian ini juga menegaskan pentingnya pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel di lembaga pemerintah. Melalui penerapan sistem yang ketat dan terkontrol, Ditjen Bimas Islam mampu mengoptimalkan kinerja layanan keuangan, sehingga memberi dampak positif baik bagi internal organisasi maupun dalam pelayanan kepada masyarakat.
Penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi seluruh jajaran di Ditjen Bimas Islam untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan. "Semoga dengan diraihnya penghargaan ini, kualitas pengelolaan keuangan di Bimas Islam dapat menjadi lebih baik lagi dan memberikan dampak positif terhadap kinerja layanan yang optimal," tandas Arif.
Fn/Mr



