Balikpapan, Bimas Islam -- Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Ditzawa) Kemenag melakukan kegiatan monitoring program Inkubasi Wakaf Produktif. Kegiatan monitoring bertempat di Yayasan Asy Syifa, Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara, Kamis (17/11/2022).
Kasubdit Edukasi, Inovasi, dan Kerja Sama Zakat Wakaf Ditzawa, Wida Sukmawati menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan dari program Inkubasi Wakaf Produktif telah berjalan dengan baik. Ia menjelaskan, dari hasil monitoring, bantuan dari Kemenag senilai 100 juta rupiah telah digunakan dengan baik oleh nazir.
"Yayasan Asy Syifa merupakan salah satu dari 12 nazir yang mendapat bantuan Kemenag pada tahun lalu. Semoga program ini berhasil dan bisa memberi manfaat bagi para mauquf 'alaih," ungkap Wida.
Sementara itu, Sekretaris Umum Yayasan Asy Syifa Balikpapan, Ahmad Yunaini menjelaskan, bantuan program Inkubasi Wakaf Produktif dari Kemenag telah dibelikan 100 bibit pohon durian. Bibit durian tersebut, lanjutnya, ditanami di atas lahan kosong seluas 2 hektar.
"Selain durian, juga ada beberapa tanaman tambahan lainnya, yakni 25 pohon alpukat, 5 pohon nangka, dan 5 pohon rambutan," ungkap Yunaini saat dihubungi bimasislam, Jumat (18/11/2022).
Yunaini mengungkapkan, alasan pihaknya memilih bibit durian untuk ditanami di atas tanah wakaf yayasan karena ingin mempunyai program jangka panjang. Menurutnya, pohon durian baru akan panen dalam 4-5 tahun ke depan.
"Kami berharap, dalam 5 tahun ke depan, para santri dan siswa baru di Yayasan Asy Syifa dapat melakukan wisata edukasi di lahan kebun durian ini," pungkasnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



