Sinjai, Bimas Islam --- Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Subulussalam Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan Ahmad Muh Adil mengatakan, unsur utama terciptanya kerukunan umat beragama bisa dimulai dan dilakukan dari masjid.
“Salah satu cara yang kami lakukan adalah menjalin sinergi dengan Penyuluh Agama Islam untuk menghidupkan dan memakmurkan masjid dengan kegiatan-kegiatan keagamaan,” ujarnya kepada bimasislam, Rabu (19/1/22).
Menurutnya, salah satu cara untuk menjaga tradisi, masjid Subulussalam tidak hanya difungsikan sebagai tempat salat jemaah saja, tapi juga pembinaan umat dengan kegiatan pengajian.
“Misalnya majelis taklim, kegiatan Magrib Mengaji, serta Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA). Semua kegiatan itu bertujuan untuk menjaga silaturahmi dan meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat,” ungkapnya.
Ustaz Adil, sapaan akrabnya, mengungkapkan, peran Penyuluh dalam menyampaikan dakwahnya juga sudah partisipatif dan transformatif, sehingga masyarakat merasa senang dan tidak bosan mengikuti kegiatan di Masjid Subulussalam.
“Alhamdulillah kami sangat terbantu adanya Penyuluh Agama Islam yang memang juga sebagai tokoh agama dalam memberikan pembinaan kepada masyarakat,” katanya.
Dikatakan Ustaz Adil, menjaga kerukunan umat beragama juga harus diimplementasikan dengan menyampaikan ajaran agama dengan cara yang santun, moderat, dan menyejukkan.
“Oleh karena itu, kami juga terus melakukan upaya agar DKM dan Penyuluh terus melakukan peningkatan kompetensi, pengetahuan agama, maupun kepribadian tertentu seperti sikap, dan keterampilan dalam berdakwah,” ungkapnya.
Ustaz Adil menambahkan, seperti kegiatan yang baru saja dilakukannya pada Kamis 13 Januari 2022 yang lalu. Kegiatan yang bertema ‘Transformasi Layanan Umat Menuju Masjid yang Berdaya’ itu juga menghadirkan DKM, Badan Permusyawaratan Desa, Bintara Pembina Desa, Majelis Taklim, Tokoh Agama se-Kecamatan Sinjai Timur.
“Alhamdulillah kerukunan umat beragama di sini terjalin sangat baik meski masyarakat daerah ini sangat beragam. Hal ini tidak lepas dari kerja sama yang sudah kami jalin antara Penyuluh, Ulama, dan seluruh tokoh agama,” pungkasnya.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



