Jakarta, Bimas Islam --- Saat kita tidur, adakalanya kita bermimpi indah dan adakalanya juga mengalami mimpi buruk. Jika kita bermimpi indah, maka kita harus bersyukur. Sebaliknya jika mengalami mimpi buruk, kita wajib minta perlindungan kepada Allah dari gangguan setan dengan berdoa kepada-Nya.
Mengenai doa yang dibaca saat mimpi buruk sudah disebutkan oleh para ulama dalam kitab-kitab mereka, dan kebanyakan doa yang bersumber dan diajarkan oleh Nabi Saw. Adapun doa yang dibaca oleh para sahabat saat mereka mengalami mimpi buruk, sebagaimana dikatakan oleh Imam Ibrahim Al-Nakha’i, adalah sebagai berikut:
A’uudzu bimaa ‘aadzat bihii malaa-ikatullaahi wa rosuuluhu min syarri maa ro-aitu fii manaamii an yushiibanii minhu syai-un akrohuhuu fiddunyaa wal aakhiroh.
Aku berlindung dengan sesuatu yang dengannya para malaikat Allah dan rasul-Nya berlindungdari keburukan mimpiku agar tidak menimpa pada diriku hal yang telihat dalam mimpiku berupa keburukan, baik di dunia maupun di akhirat.
Ini sebagaimana riwayat yang disebutkan oleh Imam Ibnu Abi Syaibah dalam kitab Al-Mushannaf berikut:
Dari Ibrahim Al-Nakho’i, dia berkata:Jika salah seorang di antara para sahabat bermimpi buruk dalam tidurnya, maka dia mengucapkan:A’uudzu bimaa ‘aadzat bihii malaa-ikatullaahi wa rosuuluhu min syarri maa ro-aitu fii manaamii an yushiibanii minhu syai-un akrohuhuu fiddunyaa wal aakhiroh (Aku berlindung dengan sesuatu yang dengannya para malaikat Allah dan rasul-Nya berlindung dari keburukan mimpiku agar tidak menimpa pada diriku hal yang telihat dalam mimpiku berupa keburukan, baik di dunia maupun di akhirat).
(tim layanan syariah)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



