Jakarta, Bimas Islam --- Dosen Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, Faqihuddin Abdul Qadir mengajak umat Islam untuk memedomani nilai-nilai toleransi yang diajarkan Rasulullah Saw.
"Banyak nilai-nilai tolerasi yang patut dipedomani dalam diri Rasulullah," ujar Faqih dalam forum Road to International Conference on Religious Moderation (ICROM) 2022 yang digelar Ditjen Bimas Islam secara daring, Rabu (13/7).
Menurut Faqih, nilai-nilai toleransi tercermin sejak sebelum Nabi Muhammad Saw diangkat menjadi nabi dan rasul. Dia menegaskan, hal tersebut dibuktikan dengan gelar ’Al-Amin' atau dapat dipercaya yang melekat pada Nabi Muhammad.
"Nilai-nilai toleransi itu sudah ada dalam diri Nabi Muhammad Saw. Sekali lagi, kita sebagai umatnya perlu memedomaninya," ajak pendiri Mubadalah.id ini.
Faqih mengatakan, Nabi Muhammad pernah menjadi pedagang. Dia menegaskan, dari rutinitas itu gelar 'Al-Amin' semakin melekat padanya.
Dia menambahkan, kepemimpinan Rasulullah Saw juga penuh dengan toleransi. Hal ini, imbuh dia, dibuktikan saat terjadinya Fathu Makkah atau pembebasan Kota Makkah.
"Saat itu, umat Islam punya kesempatan besar mengalahkan suku Quraisy, tetapi Rasulullah memerintahkan para sahabatnya untuk tidak meneteskan satu tetes darah pun," katanya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



