Jakarta, Bimas Islam – Dua hafiz muda Indonesia, Muhammad Haikal Al Ghifari asal Kalimantan Timur dan Hanin Maslahah asal Jawa Timur, meraih juara pertama dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Internasional di Brunei Darussalam yang diikuti negara-negara MABIMS (Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Singapura). Haikal dan Hanin meraih juara pada cabang hafalan Al-Qur'an.
Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama, Ahmad Zayadi, mengungkapkan, pencapaian tersebut merupakan bukti bahwa Indonesia mampu menjadi kiblat dalam kajian Islam dan tilawah Al-Qur’an.
“Ini menjadi penanda bahwa kita semakin optimis menjadikan Indonesia sebagai kiblat dalam kajian Islam, termasuk dalam tilawah dan hal-hal terkait Al-Qur’an,” ujarnya di Jakarta, Kamis (20/3/2025).
Keberhasilan Haikal dan Hanin, lanjut Zayadi, diharapkan dapat menginspirasi generasi muda lainnya untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an. “Kami berharap anak-anak muda yang telah menjadi juara ini bisa menginspirasi yang lain untuk terus berinteraksi dengan Al-Qur’an,” kata Zayadi.
Zayadi mengungkapkan, Kementerian Agama terus berkomitmen dalam memperkuat pembinaan tilawah dan hafalan Al-Qur’an. Pembinaan tersebut menjadi prioritas, sehingga diharapkan semakin banyak generasi muda yang memiliki kompetensi dalam membaca dan menghafal Al-Qur’an.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan Haikal dan Hanin menunjukkan sistem pembinaan hafiz di Indonesia yang kompetitif. "Berbagai lembaga pendidikan Islam dan pesantren di Indonesia terus berupaya melahirkan generasi hafiz yang tidak hanya memiliki hafalan kuat, tetapi juga memahami serta mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Sebagai bentuk apresiasi, pemerintah menyerahkan uang pembinaan sebesar Rp25 juta kepada masing-masing hafiz. Zayadi berharap, keberhasilan mereka semakin mendorong lahirnya lebih banyak hafiz dan qari berprestasi yang dapat mengharumkan nama Indonesia di forum keislaman global.
Fn/Mr



