Jakarta, Bimas Islam --- Teriknya udara tampak tak mengurangi sumringah yang dirasakan Evi (29). Meski sebagian wajahnya tertutup masker warna putih, warga Jepara, Jawa Tengah ini terlihat berbinar dari kedua alis dan sorot matanya.
Ditemui bimasislam di Halaman Kantor Kemenag Pusat, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (25/4/22), Evi tak kuasa menyembunyikan kebahagiaan yang memenuhi hatinya.
"Senang banget. Apalagi selama dua tahun ini gak bisa mudik," ungkap Evi.
Sehari-hari, Evi tinggal di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Seperti peserta Mudik Sehat Kemenag lainnya, Evi berupaya mengadu nasib dengan merantau di Jakarta.
"Harapannya tahun depan ada lagi. Kalau sekarang 20 bus untuk 900 orang, semoga tahun depan lebih banyak lagi sehingga lebih banyak masyarakat yang bisa merasakan mudik gratis," tambahnya, tersenyum.
Mudik Sehat merupakan kerja sama Kemenag, Ormas Islam, Bank BRI, dan Bank Mandiri. Para peserta Mudik Sehat merupakan anggota Ormas Islam Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.
Selain mendapatkan fasilitas berbuka dan sahur gratis, peserta Mudik Sehat juga mendapatkan sejumlah souvenir dan Mushaf Al-Qur'an gratis cetakan Kemenag. Pemudik tersebar di sejumlah kota di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



