Ponorogo, Bimas Islam --- Kepala Kantor Kemenag (Kakankemenag) Kabupaten Ponorogo, Syaikhul Hadi menyambut baik program Pembinaan Kompetensi Penyiar Agama Islam (PKPAI) yang akan dilaksanakan di Provinsi Jawa Timur pada tahun 2022.
Program peningkatan kompetensi yang dilaksanakan oleh Subdit Seni, Budaya, dan Siaran Kegamaan Islam (SBSKI) Direktorat Penerangan Agama Islam Ditjen Bimas Islam ini merupakan kabar gembira bagi para penyiar.
"Program PKPAI merupakan angin segar bagi para penyiar agama Islam. Program ini merupakan wujud perhatian Kemenag terhadap kualitas para penyiar agama Islam," ungkap Syaikhul melalui pesan tertulis yang diterima bimasislam, Selasa (28/12/21).
Syaikhul juga menyambut baik dipillihnya Jawa Timur sebagai tempat penyelenggaraan. Pembinaan ini merupakan kesempatan baik terutama bagi para penyiar di wilayah Jawa Timur.
"Insyaallah Ponorogo siap menjadi peserta. Karena tiap kabupaten/kota mengirim dua peserta. Kita ingin agar penyiar mampu menyampaikan pesan-pesan dakwah kepada masyarakat," tambahnya.
"Semoga program ini dapat memberikan kontribusi peningkatan kualitas dan wawasan penyiaran bagi para penyiar di daerah," pungkas Syaikhul.
Sebagai informasi, PKPAI dilaksanakan di 34 provinsi guna memberikan wawasan kebangsaan, keagamaan, dan pengarusutamaan Moderasi Beragama bagi para penyiar di 512 Kabupaten/Kota. Pada tahun 2022, PKPAI akan dilaksanakan di Provinsi Jawa Timur, Jambi, Sumatera Selatan, dan Nusa Tenggara Timur.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



