Kendari, Bimas Islam --- Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus menyosialisasikan moderasi beragama kepada masyarakat. Selain sosialiasi langsung di berbagai forum dan media, Kanwil Kemenag Sultra juga membuat Graha Moderasi Beragama.
"Graha Moderasi Beragama merupakan sarana dan media edukasi, literasi, dan promosi moderasi beragama. Di Graha Moderasi Beragama ini, tokoh agama, budaya, lintas agama, lintas budaya, dan lintas generasi secara rutin bertemu," ungkap Kakanwil Kemenag Sultra, Zainal Mustamin di Kendari, Jumat (19/8/22).
Pertemuan tersebut, tambah Zainal, merupakan sarana merawat kerukunan yang sudah lama terjalin di Sultra. Meski sudah lama terjalin, tambahnya, diperlukan upaya bersama merawat dan menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat.
"Kita ingin berdialog dan berjumpa lebih intensif dengan tokoh agama dan pemuka, budaya. Kita sediakan Graha Moderasi Beragama sebagai sarana edukasi, literasi, dan promosi moderasi bergama yang merupakan program prioritas Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas," tambahnya.
Perjumpaan dan dialog bersama, tambah Zainal, mampu meminimalisir bahkan menghilangkan kecurigaan dan tuduhan. Kecurigaan, ungkap Zainal, merupakan bibit konflik yang kudu diwaspadai.
"Intensitas perjumpaan bisa memperkecil kecurigaan. Pertemuan dan perjumpaan intensif bisa meminimalisir peluang gesekan masyarakat. Jika bertemu, semuanya bisa didialogkan," tegas Zainal.
Di dalam Graha Moderasi Beragama Kemenag Sultra bisa dijumpai ruang dialog antarumat beragama dan informasi seputar fakta-fakta kerukunan yang terjalin di tengah keberagaman suku, budaya, agama, dan kepercayaan di Sultra.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



