Jakarta, Bimas Islam -- Tujuan ekonomi syariah mesti mencapai falah (kesuksesan, kemuliaan, dan kemenangan) dunia dan akhirat.
Hal itu disampaikan Komisaris PT Bank Syariah Indonesia (BSI), Arif Rosyid Hasan pada kegiatan Lokalatih Tunas Muda Agent of Change Ekonomi Syariah di Jakarta, Selasa (4/7/2023).
“Aktivitas ekonomi syariah tidak boleh dibatasi ruang lingkupnya. Orientasi dari ekonomi syariah itu kebahagiaan dunia dan akhirat. Kalau anak muda mengenalnya dengan jargon muda kaya raya mati masuk surga. Jadi tujuan ekonomi syariah menghendaki tercapainya falah, yaitu kesuksesan, kemuliaan, dan kemenangan baik dunia dan akhirat,” ucapnya.
Meskipun masih jauh dari harapan, imbuh Arif, ekonomi syariah mesti diperjuangkan.
“Kalau saya melihat ketimpangan itu sebagai kesempatan. Ekonomi syariah akan menuntun kita sesuai jargon anak muda tadi. Indonesia ini surplus anak muda dan harusnya anak muda mesti tajir-melintir. Generasi muda mesti tetap optimis dan punya percaya diri yang sangat tinggi untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi syariah di masa mendatang,” terangnya.
Arif berpesan agar generasi muda menjadi tulang punggung dan lokomotif percepatan pertumbuhan ekonomi syariah.
“Saya sering menggambarkan, ketika kita berhadapan dengan ombak yang bergulung-gulung, maka kita harus berselancar pada ombak tersebut. Karenanya, generasi muda tidak boleh lemah. Generasi muda mesti memiliki kekuatan dan kemauan yang bulat menjadi aktivis pejuang ekonomi syariah,” pungkasnya.
Wcp/Mr
*Fotografer: Budi Ayani
*Fotografer: Budi Ayani



