Luwu Utara, Bimas Islam -- Plh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu Utara, Sudarmin menyampaikan, Kementerian Agama tengah berupaya untuk merevitalisasi KUA, termasuk di dalamnya pemenuhan dan pengelolaan sarana dan prasarana.
Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan Capacity Building Revitalisasi dalam Pemenuhan dan Pengelolaan Sarana dan Prasarana KUA se-Kabupaten Luwu Utara di Masamba, Minggu (9/7/2023).
“Kita semua harus terlibat, karena kegiatan ini setiap tahun digelar. Kegiatan seperti ini harus meninggalkan kesan yang baik, terutama bagi umat yang kita layani. Maka dari itu, Kementerian Agama mencoba membingkai kegiatan ini sebagai capacity building revitalisasi layanan KUA,” ujarnya.
Sudarmin juga berpesan pada perwakilan KUA yang hadir sebagai peserta untuk menyelaraskan pelayanan dengan kemajuan teknologi informasi. Kemajuan teknologi ini, menurutnya, menjadi tantangan tersendiri bagi personal KUA untuk memaksimalkan layanan.
Ia melanjutkan, pemanfaatan teknologi informasi juga akan mempercepat layanan administrasi. Layanan KUA berbasis IT bisa menghasilkan layanan yang cepat dan berkualitas.
Dalam kegiatan ini, Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Kabid Urais) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Wahyuddin Hakim selaku narasumber menyampaikan materi tentang kebijakan Revitalisasi KUA.
Menurut Wahyuddin, hal yang perlu diperhatikan adalah peningkatan kapasitas kelembagaan. Seiring dengan itu, peningkatan standar layanan harus memuaskan, dan kualitas SDM KUA juga harus ditingkatkan.
Kegiatan Capacity Buiding Revitalisasi Pemenuhan dan Pengelolaan Sarana dan Prasarana pada KUA se-Kabupaten Luwu Utara tersebut diikuti sejumlah Kepala KUA dan 30 penyuluh.
Ba/Mr



