Bandar Seri Begawan, Bimas Islam -- Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag) mengutus empat delegasi muda untuk mengikuti kegiatan Bengkel E to Soul Belia Islam MABIMS 1.0 yang berlangsung di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam, pada 23–25 Juni 2025.
Kegiatan ini dihelat oleh Kementerian Hal Ehwal Ugama Negara Brunei Darussalam, selaku sekretariat MABIMS (Menteri-menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), dengan tujuan memperkuat sinergi generasi muda Islam dalam pengembangan dakwah dan layanan keagamaan di era digital, serta mempererat kerja sama antarnegara dalam bidang pendidikan dan pembinaan generasi muda.
Direktur Penerangan Agama Islam, Ahmad Zayadi, menjelaskan, keikutsertaan delegasi Indonesia merupakan bagian dari komitmen Kemenag dalam mendorong inovasi dakwah yang kontekstual dan relevan dengan perkembangan zaman.
“Para peserta mendapatkan pengalaman lintas negara yang sangat berharga, terutama dalam pengelolaan dakwah berbasis digital dan kolaboratif. Ini sejalan dengan semangat kami untuk terus memajukan kualitas dakwah yang inklusif dan adaptif,” ujar Zayadi kepada wartawan mengulas kegiatan Bengkel E to Soul Belia Islam MABIMS 1.0, di Jakarta, Rabu (2/7/2025).
Delegasi Ditjen Bimas Islam Kemenag terdiri atas dua Penyuluh Agama Islam serta dua penggiat literasi keislaman digital. Selain itu, turut hadir dari Indonesia empat guru madrasah, seorang perancang peraturan perundang-undangan, dan analis kebijakan dari Biro Hukum dan Kerja Sama Luar Negeri, Sekretariat Jenderal Kemenag.
Selama tiga hari, para peserta mengikuti workshop interaktif yang mencakup sesi perkenalan dan berbagi praktik baik pengelolaan layanan dakwah dari tiap negara. Kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan konten dakwah berbasis AI, pelatihan video editing bersama influencer Brunei, serta diskusi melalui podcast bertema “Evolusi Dakwah Milenial: Tantangan dan Peluang.”
Di hari terakhir, seluruh peserta menerima sertifikat penghargaan dan mengikuti sesi foto bersama yang dihadiri oleh pejabat tinggi Kementerian Hal Ehwal Ugama Brunei Darussalam.
“Secara keseluruhan, kegiatan ini diikuti oleh dai muda, mahasiswa, imam masjid, dan aktivis dakwah dari empat negara anggota MABIMS,” pungkas Zayadi.
Wcp/Mr



