Denpasar, bimasislam--Ada empat langkah yang harus dilakukan Kantor Urusan Agama (KUA) untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di Bali. Empat langkah itu, menurut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Bali, I Nyoman Lastra, antara lain: 1). Sosialisasi pencatatan pernikahan gratis secara terbuka kepada masyarakat lewat berbagai media; 2). Peningkatan pelayanan KUA melalui sistem aplikasi berbasis online; 3). Peningkatan kinerja penghulu; dan 4). Peningkatan SDM pegawai KUA di bidang teknologi informasi.
Hal tersebut ditegaskan Kakanwil Bali saat memberikan arahan dan membuka acara Bimbingan Teknis Standarisasi Layanan KUA yang diadakan Bidang Bimas Islam Kemenag Kanwil Provinsi Bali pada hari Senin (3/4) kemarin. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh Kepala KUA se-Bali ini dilaksanakan selama dua hari hingga tanggal 4 April 2017 di Hotel Puri Indah Sari Denpasar.
Saat memberikan laporan panitia, Kasi Kepenghuluan dan Pemberdayaan KUA Muhammad Choirun menjelaskan bahwa kegiatan Bimtek ini diadakan dalam rangka meningkatkan pelayanan KUA kepada masyarakat dan menghindari adanya temuan di KUA. Penjelasan pria yang berperawakan tinggi dan tenang ini seakan ingin menjawab kegelisahan Kakanwil, yang mengungkapkan bahwa Kemenag sejauh ini seringkali dinilai berkinerja buruk karena buruknya pelayanan dan banyaknya temuan di KUA.
Saat memberikan materi, Kabid Bimas Islam Kemenag Provinsi Bali Nurkhamid mengakui ada ketidakpercayaan masyarakat kepada pemerintah, termasuk Kemterian Agama. Akar ketidakpercayaan tersebut, menurut Alumni IAIN Jakarta ini, diakibatkan oleh enam hal, yaitu: Pertama, penyalahgunaan wewenang oleh para pejabat; Kedua, pelanggaran etika dan integritas, Ketiga, masyarakat merasa tidak terkoneksi dengan pemerintah; Keempat, pelayanan publik yang jelek; Kelima, sistem pemerintahan yang tdak berfungsi baik; dan Keenam, kurangnya kompetensi para pegawai pemerintah. Apa yang ditawarkan Kakanwil di atas seakan ingin menjawab temuan Kabid Bimas Islam, sehingga pelayanan KUA semakin baik ke depan dan kepercayaan masyarakatpun semakin meningkat.
(edijun/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



