Jakarta, Bimas Islam --- Komunikasi antara orang tua dan anak sangat penting, meski terkesan mudah dan sederhana. Persoalan komunikasi memiliki dampak yang besar dan berperan penting terhadap tumbuh kembang sang anak.
"Ini sejalan dengan realita yang kerap kita temukan dalam kehidupan sehari hari, begitu banyak keluarga yang begitu kesulitan menemukan ritme komunikasi, yang sesuai dengan kebutuhan anak anak,” terang istri Menteri Agama RI, Eny Retno Purwaningtyas pada Webinar Nasional Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag RI yang digelar secara virtual pada Rabu (03/03).
Eny menerangkan, dalam mencari ritme komunkasi yang baik akan menjadi sebuah tantangan bagi pertumbuhan dan perkembangan anak di masa depan. Komunikasi dalam keluarga merupakan bentuk kesiapan berbicara secara terbuka, baik yang menyenangkan maupun masalah yang dihadapi dalam hidup.
“Ketidakmampuan untuk berkomunikasi dan mengekspresikan diri dengan terbuka kepada satu keluarga menjadi tantangan terbesar bagi orang tua untuk menikmati momen yang menyenangkan dan berkualitas bersama anak,” ujar perempuan yang juga Penasehat DWP Kementerian Agama RI itu.
Bagi Eny, komunikasi yang berlandaskan kejujuran dan kesabaran serta keterbukaan merupakan kunci keluarga bahagia, mengingat sifat dasar manusia adalah suka berkomunikasi, saling membutuhkan satu sama lain. Dan, komunikasi efektif dapat meningkatkan hubungan yang berkualitas.
“Anak dapat belajar bagaimana berkomunikasi efektif karena melihat dan meniru apa yang orang tua mereka lakukan. Mereka akan merasa didengar dan dipahami ketika komunikasi berjalan menyenangkan, sehingga dapat menumbuhkan penilaian yang positif dan penghargaan terhadap diri anak,” urainya.
Sebaliknya, kata Eny, komunikasi yang tidak efektif akan menciptakan perasaan tidak berharga ke dalam diri si anak. Mereka akan berfikir bahwa orang tua mereka bukanlah sosok yang bisa membantu dan tidak dapat dipercaya.
“Hal ini tentunya perlu menjadi perhatian bagi seluruh DWP Kemenag se-Indonesia untuk memahami dan terus menjaga komunikasi yang baik dalam keluarga. Sehingga upaya orang tua dapat mendukung anak anak untuk merasakan pembelajaran terbaik di masa hidupnya,” pungkasnya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



