Gorontalo, bimasislam-- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia Komisi VII, Fadel Muhammad memberikan apresiasi kepada Kementerian Agama (Kemenag) yang telah berhasil dan konsisten menerbitkan Alquran berstandar Indonesia. Dikatakan Fadel, keberadaan Alquran terbitan Kemenag sangat bermanfaat bagi umat Islam.
Hal itu disampaikan Fadel saat memberi sambutan pada acara Pembinaan Jajaran Bimas Islam oleh Dirjen Bimas Islam dilingkungan Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Gorontalo sekaligus Buka Puasa Bersama Pemerintah Kabupaten Gorontalo, di Halaman Indoor Rumah Dinas Bupati Gorontalo, Senin (11/6).
Fadel mengatakan, selain penting untuk dimiliki Alquran adalah satu-satunya kitab suci paling populer di dunia sehingga masyarakat perlu mendapatkan akses agar dapat memiliki secara mudah.
“Di Eropa dan Amerika, Alquran adalah yang paling laris terjual di toko-toko buku dan di Indonesia pemerintah memberikan kepada masyarakat secara gratis, ini patut kita apresiasi“, terangnya.
Ketersediaan Alquran, lanjut Fadel tak lepas dari kerja keras Ditjen Bimas Islam dalam memperbaiki serta mengoptimalkan UPQ.
“Saya tahu, Dirjen Bimas Islam di bawah arahan dan bimbingan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin kerja keras dalam memajukan UPQ hingga dapat memproduksi dalam jumlah banyak seperti sekarang ini“, ungkap mantan Gubernur Gorontalo dua periode ini.
Sementara itu, Direktur Jenderal Bimbingan masyarakat Islam, Muhammadiyah Amin mengajak seluruh pemerintah daerah, khususnya Pemkab Gorontalo untuk terus memperhatikan keberadaan guru ngaji tradisional dan Imam masjid.
“Saya berharap kita semua khususnya Pemkab Gorontalo untuk terus meningkatkan perhatiannya terhadap keberadaan Guru Ngaji Tradisional dan Imam Masjid“, ujar Mantan Rektor IAIN Gorontalo ini.
Selain Guru Ngaji dan Imam Masjid, Amin juga berharap keberadaan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) mendapat perhatian khusus, mengingat melalui LPTQ generasi Qurani dapat terbentuk dan melahirkan Qari Qariah dan Hafiz Hafizah yang berkualitas.
“Sebentar lagi akan ada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional di Medan, ini mohon perhatian juga sama LPTQ nya, harus ada pembinaan agar lahir para Qari Qariah dan Hafiz Hafizah yang berkualitas serta memiliki daya saing“, pungkasnya.
Sebagai informasi, kegiatan ini diikuti oleh Penyuluh Agama Islam Honorer (PAH) dan Penghulu se Provinsi Gorontalo. Beberapa Pejabat tampak hadir, di antaranya Bupati Kabupaten Gorontalo, Nelson Pamalingo, Kakanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, mantan Gubernur Gorontalo yang kini menjadi Anggota DPR RI, Fadel Muhammad beserta Istri, Nana Hasanah. Acara sendiri diakhiri dengan buka bersama.
Penulis: Syamsuddin
Editor:
Foto: bimasislam
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



