Jakarta, Bimas Islam -- Instruktur Bimbingan Teknis (Bimtek) Fasilitator Bimbingan Remaja Usia Dini (BRUS) Angkatan III dan IV, Nurmey Nurulchaq, berpesan kepada fasilitator BRUS agar bisa mengimplementasikan modul yang telah disediakan. Hal itu disampaikannya kepada wartawan Bimas Islam, Selasa (16/5/2023) di Jakarta.
Ia mengatakan, modul BRUS dibagi menjadi dua. Pertama, konsep remaja sehat, dan kedua, konsep mengenali diri. Materi tersebut ditujukan pada remaja agar mampu meningkatkan kepercayaan diri dan melakukan hal-hal positif.
Ia berharap, ilmu yang telah didapat dari Bimtek BRUS, dapat dipraktikkan para fasilitator di daerahnya masing-masing.
"Harapannya, fasilitator bisa melakukan kegiatan BRUS sesuai dengan modul, agar manfaatnya dapat dirasakan oleh remaja Indonesia. Modulnya ada dua, mengenali diri dan konsep remaja sehat. Sehingga setelah mengenali diri, bisa berkomunikasi dan terampil mengelola konflik serta mengambil keputusan," terangnya.
"Output yang diharapkan dari BRUS ini yaitu terciptanya masyarakat, khususnya remaja yang berkualitas. Remaja bisa merasakan hasilnya. Ke depannya, kenakalan remaja menurun, dan menjadi lebih baik," pungkasnya.
Bimtek Fasilitator BRUS Angkatan III dan IV ini digelar selama empat hari, Selasa hingga Jumat (16-19/5/2023). Kegiatan ini diikuti 106 peserta perwakilan Kantor Urusan Agama Revitalisasi seluruh Indonesia.
Msk/Mr



