Solo, Bimas Islam --- Kementerian Agama (Kemenag) melalui Ditjen Bimas Islam akan membuka Festival Masjid Nasional (FMN) pada akhir Agustus. Kepala Kantor Kemenag Kota Solo, Hidayat Maskur meyakini penyelenggaraan FMN akan membuat masjid kembali ramai.
Hal ini disampaikan Hidayat usai menerima kunjungan Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais dan Binsyar) Kemenag, Adib beserta jajaran Subdit Kepustakaan Islam Ditjen Bimas Islam di Kantor Kemenag Kota Solo, Jumat (11/8).
“Festival Masjid Nasional merupakan momentum bagi kita untuk menghidupkan masjid setelah pandemi yang cukup lama dan membuat masjid sempat terlupakan. Melalui Festival Masjid Nasional kami cukup optimis akan menggairahkan kembali orang untuk hadir ke masjid,” katanya.
Apalagi, menurutnya, masjid memiliki fungsi lain selain sebagai tempat ibadah. Misalnya, kata dia, masjid berfungsi sebagai sumber kebangkitan ekonomi, pusat budaya, hingga pusat peningkatan kapasitas literasi keagamaan.
“Sebagai identitas rumah ibadah Muslim, masjid memiliki banyak fungsi yang di dalamnya mencakup sumber kebangkitan ekonomi, dan pusat budaya. FMN merupakan momentum tepat untuk back to masjid,” katanya.
Dia berharap, selain menjadi pelecut orang untuk hadir ke masjid, FMN juga menjadi momentum yang tepat untuk berinteraksi dengan masjid sekaligus membina kerukunan. Apalagi, kata dia, FMN akan menghadirkan sejumlah perlombaan yang berkaitan erat dengan ekosistem masjid.
“Kami berharap Festival Masjid Nasional bisa membawa motivasi bagi lingkungan di sekitar masjid, khususnya di Solo Raya sebagai pusat dari puncak perayaan FMN, untuk membina kerukunan, saling menghargai, dan mempererat persaudaraan,” katanya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



