Serang, Bimas Islam -- Festival Rampak Bedug dan Salawat digelar di Plaza Aspirasi KP3B, Banten. Kegiatan yang dimeriahkan dengan perlombaan tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi antara seni, budaya, dan agama. Melalui seni budaya, nilai-nilai yang terkandung dalam ajaran agama bisa tersampaikan dalam bentuk kebahagiaan.
Demikian disampaikan Kabag TU Kanwil Kemenag Provinsi Banten, Idris Zamroni mewakili Kakanwil Kemenag Banten pada pembukaan Festival Rampak Bedug dan Salawat, Selasa (20/6/2023), di Banten.
"Pada kesempatan ini, Dit Penais (Direktorat Penerangan Agama Islam) ingin memberi penerangan dakwah Islam melalui mekanisme seni budaya, sehingga agama disampaikan dengan kemasan yang menyenangkan dan mengandung kebahagiaan," tuturnya.
"Agama disebarkan dengan kebahagiaan dan kesenangan," sambungnya.
Melalui festival ini, ia mengatakan, akan dipilih tim terbaik yang akan ditampilkan dalam event-event nasional seperti Festival Muharam 2023, dan perhelatan MTQ Provinsi Banten yang digelar Juli mendatang.
Ia melanjutkan, selain mendapat piala, juara pada ajang Festival Rampak Bedug dan Salawat ini juga memperoleh dana pembinaan, yaitu:
1. Juara 1 mendapat Rp25.000.000;
2. Juara 2 mendapat Rp20.000.000;
3. Juara 3 mendapat Rp15.000.000;
4. Juara Harapan 1 mendapat Rp10.000.000;
5. Juara Harapan 2 mendapat Rp7.000.000;
6. Juara Harapan 3 mendapat Rp5.000.000; dan
7. Juara Favorit mendapat Rp3.000.000;
Sebelumnya, Kabid Penais Zawa Banten, Masyhudi menerangkan, festival ini menjadi cara untuk menemukan tim yang terbaik, setelah sebelumnya Rampak Bedug selalu ditampilkan dalam event-event di Provinsi Banten.
"Rampak Bedug menjadi tampilan utama yang menunjukkan khas budaya kita. Musabaqah Tilawatil Qur'an beberapa kali juga menampilkan Rampak Bedug. Dengan adanya festival ini, kita akan mencoba melakukan sebuah klasifikasi ranking, mana sesungguhnya yang terbaik," ujarnya.
Pembukaan Festival Rampak Bedug juga dihadiri unsur Direktorat Penerangan Agama Islam, Pemprov Banten, Kemenag kabupaten/kota se-Provinsi Banten, MUI Banten, LPTQ Banten,
Rektor UIN Sultan Maulana Yusuf Banten, serta para kafilah peserta Festival Rampak Bedug dan Salawat se-Provinsi Banten.
Mr



