Jakarta, Bimas Islam --- Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin mengatakan, film merupakan sarana yang efektif dan powerfull dalam memengaruhi generasi milenial. Dirjen menyampaikan ini dalam Penganugerahan Kompetisi Film Pendek Islami (KFPI) Tingkat Nasional Tahun 2022 di Jakarta, Jumat (22/7/22) malam.
"Film merupakan sarana yang efektif dalam mengarusutamakan Moderasi Beragama di kalangan anak muda sehingga berpikir, bersikap, berperilaku moderat dan toleran, menghargai perbedaan, mencintai budaya, merawat dan menjaga kebhinekaan serta komitmen kebangsaan," ungkap Dirjen.
Hadir dalam helat ini, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Tokoh Perfilman Nasional Christine Hakim, dan pejabat eselon II di lingkungan Ditjen Bimas Islam Kemenag.
"Film religi juga menjadi upaya melestarikan local wisdom seni budaya Islam, melibatkan komunitas kreatif dalam syiar Islam, dan melibatkan generasi muda dalam memproduksi konten positif di dunia digital," tambah Guru Besar Ilmu Hadis UIN Alauddin Makassar ini.
Dalam kesempatan tersebut, Dirjen menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang menyambut KFPI secara antusias. Program yang diinisiasi Subdit Seni, Budaya, dan Siaran Keagamaan Islam Direktorat Penerangan Agama Islam ini diikuti 1.148 pendaftar, 603 peserta pengirim karya, dan 441 karya yang dinyatakan lolos.
Gelaran yang dilaksanakan di 33 provinsi dan nasional ini melibatkan 165 juri. Sebanyak 99 peserta yang merupakan juara di tingkat provinsi mengikuti kompetisi tingkat nasional untuk memperebutkan 3 juara terbaik, 3 juara harapan, dan 1 juara favorit.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



