Bantul, Bimas Islam --- Meningkatnya angka kematian akibat Covid-19 direspons dengan sejumlah langkah tanggap oleh Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama. Di Bantul, Penyuluh Agama bersinergi dengan lembaga sosial menghelat Training of Trainer (ToT) Pemulasaraan Jenazah Covid-19.
"Tujuannya untuk menyiapkan tim trainer berkompeten yang siap melatih dan sekaligus menjadi relawan peduli Covid-19 dengan pemulasaraan jenazah yang sesuai hukum Islam, profesional, dan aman," ungkap Nurul Aeni, Penyuluh Agama Islam Sewon, Bantul melalui pesan tertulis yang diterima bimasislam, Selasa (10/8/21).
Nurul menjelaskan, ToT ini diinisiasi oleh Lembaga Layanan Sosial (LLS) Husnul Khotimah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Lembaga ini, lanjut Nurul, berada di bawah naungan Yayasan Khoiro Ummah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DIY.
"Selain sesuai dengan hukum Islam, ToT ini juga mengacu pada Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) No. HK.07-MENKES-4834-2021 tentang Protokol Penatalaksanaan Pemulasaraan dan Pemakaman Jenazah Covid-19," tambahnya.
Peserta dalam kegiatan ini, tambah Nurul, merupakan relawan yang diambil dari beberapa kecamatan di DIY. Alumni dari kegiatan ini diharapkan bisa memberikan layanan kepada masyarakat dalam hal pemulasaraan jenazah Covid-19.
"Pelaksanaan ToT di PWNU DIY. Kita helat sehari, menyeluruh dari mulai teori sampai praktik," pungkas wanita yang juga Wakil Sekretaris LLS Husnul Khotimah DIY ini.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



