Maros, Bimas Islam -- KUA Kecamatan Bantimurung, Maros, Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Universitas Handayani Makassar menggelar kegiatan pembinaan wirausaha kepada binaan para penyuluh agama, Kamis (10/8/2023).
Kepala Kantor Kementerian Agama Maros, Muhammad mengatakan, KUA berperan dalam pemberdayaan ekonomi umat.
“Dulu, tugas fungsi KUA berkutat pada urusan pernikahan dan perceraian. Sekarang, KUA memberi banyak layanan kepada masyarakat. Misalnya, program Revitalisasi KUA yang membuat kehadiran KUA benar-benar dirasakan masyarakat,” ungkapnya.
“Termasuk, mendampingi para pelaku usaha mikro dan kecil untuk mendapatkan jaminan halal,” lanjutnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga memberi enam sertifikat halal kepada pelaku usaha, dan menyampaikan bahwa saat ini, sertifikat halal bisa lebih mudah didapatkan melalui pendampingan penyuluh agama.
“Pengurusan sertifikat halal sekarang menjadi bisa lebih cepat, karena penyuluh agama turun langsung ke masyarakat dan berkolaborasi dengan berbagai stakeholder. Kalau memenuhi kriteria, langsung ada sertifikat halalnya,” tuturnya.
Sementara itu, Guru Besar Ilmu Manajemen Universitas Handayani Makassar, Mashur Razak menyampaikan, kolaborasi sangat diperlukan untuk mendorong masyarakat menjadi pengusaha.
“Negara bisa maju jika rasio penduduknya banyak yang menjadi pengusaha atau pebisnis. Maka, saya dorong mahasiswa untuk menjadi pengusaha,” ungkapnya.
Fn/Mr



