Kuningan, Bimas Islam -- KUA Ciawigebang bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan meluncurkan program BESTI (Bantuan Ekonomi untuk Sejahtera Pengantin) di Aula KUA Ciawigebang, Senin (19/9/2022). Program ini merupakan pengembangan dari KUA Percontohan Ekonomi Umat yang telah berjalan sejak 2021 lalu.
Kepala KUA Ciawigebang, Imam Mutawakil menyampaikan, program BESTI akan menyasar kepada pasangan keluarga muda yang mempunyai usaha kecil untuk dibantu pelatihan dan pembimbingan wirausaha agar usahanya semakin berkembang.
"Untuk penerima pertama program ini adalah Syarif Hidayatulloh dan istri. Mereka baru saja terkena musibah kebakaran di dapur yang biasa digunakan untuk memproduksi siomay," ujar Imam.
Imam menjelaskan, bantuan yang diberikan kepada Syarif dan istrinya berupa uang tunai senilai 500.000 rupiah untuk modal usaha, dan peralatan produksi berupa kompor dan tabung gas senilai 750.000 rupiah.
"Ke depan, para Penyuluh Agama Islam akan terus mendampingi penerima manfaat hingga mandiri, seperti halnya yang telah dilakukan dalam program KUA Percontohan Ekonomi Umat," lanjutnya.
Sementara itu Kasi Kesra Kecamatan Ciawigebang, Syarif Hidayat mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan KUA Ciawigebang untuk mewujudkan program BESTI.
"Semoga bisa lebih meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar zakat, baik zakat mal maupun zakat fitrah," ujarnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



