Jakarta, Bimas Islam --- Gerakan Pembinaan Penyiaran Islam Masa Kini (Gebyar Imani) yang rutin dilakukan Ditjen Bimas Islam telah memasuki seri ke-4 pada Jumat (15/4/22). Pembinaan yang diikuti penyiar dari berbagai daerah ini dibuka oleh Penyusun Bahan Publikasi Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Nurmala.
Saat menyampaikan opening speech, Nurmala mengapresiasi kegiatan ini. Ia berharap, pembinaan ini bermanfaat bagi seluruh peserta.
"Kegiatan ini bagus untuk meningkatkan literasi generasi milenial agar bijak dalam melakukan penyiaran agama Islam," harapnya.
Dalam acara bertajuk How to Build Chemistry with Your Audience ini, Nurmala mengajak masyarakat untuk selektif saat menerima dan membagikan informasi.
"Saring sebelum sharing. Meski singkat, kalimat ini harus kita laksanakan. Apalagi saat ini banyak konten hoaks yang dibagikan sebelum disaring," ajaknya.
Nurmala juga berharap, kegiatan ini terus dilaksanakan sebagai wujud sinergi efektif antara Kemenag dengan generasi milenial. "Gebyar Imani ini merupakan sinergi positif antara Kemenag dan milenial untuk melahirkan konten siaran keagamaan yang bijak dan proporsional," pungkasnya.
Hadir sebagai narasumber, Radio Announcer Indika FM Jakarta, Ajeng Dinanti . Acara berdurasi 90 menit ini dipandu oleh Moderate Millenial Agent (MMA) Provinsi DKI Jakarta, M Zahir.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



