Bengkulu, Bimas Islam --- Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu bekerja sama dengan Puskesmas Kecamatan Curup menggelar Bimbingan Perkawinan (Bimwin) di aula gedung KUA Curup. Program tersebut dilakukan untuk menciptakan pasangan calon pengantin (catin) yang sehat secara jasmani maupun rohani.
Kepala KUA Curup Ismul mengatakan, pihaknya rutin memberikan pengetahuan kepada pasangan catin tentang pentingnya imunisasi sebelum menikah. Hal tersebut, menurutnya, dapat membuka paradigma masyarakat tentang manfaatnya serta membantu mengurangi resiko kelainan ibu hamil dan melahirkan bayi cacat.
“Selain sehat secara jasmani, catin juga harus sehat secara rohani. Ibarat sebuah bangunan harus memiliki pondasi yang kuat, ditambah dengan keimanan harus mantap. Karena menjalani bahtera rumah tangga bukanlah hal yang mudah. Banyak godaan serta kerikil-kerikil tajam yang akan di temui,” terang Ismul pada Jumat (12/03).
Sementara itu, Ketua Penyuluh Kesehatan Masyarakat Puskesmas Curup Nining menyampaikan, penyuntikan atau imunisasi Tetanus Toksoid (TT) bagi setiap calon pengantin wanita adalah hal yang penting. Menurut dia, pasangan catin perlu mengetahui tentang pentingnya imunisasi tersebut. Hal itu bisa dilakukan melalui program Bimwin.
"Suntik TT merupakan masuknya bakteri kedalam tubuh yang berfungsi untuk mencegah terjadinya infeksi yang disebabkan oleh tetanus. Manfaat imunisasi TT ini adalah untuk mencegah beberapa hal yang kemungkinan dialami calon pengantin wanita, seperti mencegah infeksi tetanus pada reproduksi wanita, mencegah tetanus pada ibu hamil, melindungi bayi baru lahir dari tetanus," katanya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



