Kutai Barat, Bimas Islam --- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kutai Barat, Muhammad Syahrir meminta jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) agar mampu lebih inovatif dan kreatif dalam mengemban layanan masyarakat. Hal ini disampaikan dirinya saat membuka pertemuan peningkatan Capacity Building para penghulu di Aula Kankemenag Kabupaten Kutai Barat, Senin (25/10).
"Layanan KUA bersentuhan langsung dengan masyarakat, maka kita harus benar-benar menjaga marwah lembaga kita, dan memberikan citra positif di hadapan mereka," terang Syahrir.
Syahrir mengingatkan, jajaran KUA juga harus menjaga integritas instansi Kementerian Agama. Oleh karena itu, ia melarang adanya segala bentuk penyimpangan sehingga merusak nama baik pribadi dan lembaga.
"Kegiatan kita ini selalu dipantau oleh Polsek, sedikit saja ada laporan dari masyarakat, pasti akan segera dilakukan tindakan oleh pihak berwajib," tegasnya.
Syahrir menyampaikan, jajaran KUA perlu meningkatkan kompetensinya melalui beberapa pelatihan. Selain untuk meningkatkan keterampilan, hal ini dapat meningkatkan angka kredit yang berujung pada kesejahteraan pegawai tersebut.
"Transformasi digital banyak membawa perubahan termasuk layanan yang kita berikan kepada masyarakat. Maka, kita harus bisa beradaptasi agar tidak semakin ketinggalan," tutupnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



