Yogyakarta, Bimas Islam --- Kanwil Kemenag Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar rapat koordinasi pendampingan pemberdayaan ekonomi umat yang diikuti Analis Kebijakan Zakat Wakaf, Penyelenggara Zakat Wakaf Kantor Kemenag Bantul, Kepala KUA Sewon, dan Ketua Lembaga Amil Zakat (LAZ) Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Provinsi DIY, di Cimol Resto Timoho, Umbulharjo, Selasa (8/2/2022).
Kabid Penaiszawa Kanwil Kemenag DIY, Sigit Warsita menyampaikan, kegiatan pemberdayaan ekonomi umat berbasis keluarga yang dijalankan oleh KUA Sewon harus terus didampingi hingga penerima manfaat dapat mengembangkan hasil usaha mereka.
"Dengan adanya pendampingan yang dilakukan oleh tim Penyuluh dari KUA Sewon dan LAZ IZI, insyaallah target keberhasilan dari program tersebut akan tercapai," ujar Sigit.
Sementara itu, Kepala KUA Sewon, Mustafied Amna menyatakan, para penerima manfaat dari program pemberdayaan ekonomi umat sudah tampak berkembang usahanya setelah diberikan bantuan modal dan pendampingan dari tim Penyuluh dan LAZ IZI.
"Ke depan, kami dan LAZ IZI akan kembali memberikan pelatihan untuk pemetaan pemasaran produk sehingga mampu lebih mandiri dalam mengembangkan usahanya," terang Mustafied.
Selain itu, Mustafied menyatakan, pendampingan yang dilakukan bukan hanya sekadar memperkuat perekonomian dari penerima manfaat, namun juga memberikan penguatan dari sisi spiritualitas mereka.
"Karena bantuan ini berasal dari optimalisasi dana zakat, maka kami juga selalu memberikan pemahaman kepada mereka dari sisi ajaran agama, seperti fikih dan muamalah dalam perdagangan," tutupnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



