Gelaran yang dihelat Ditjen Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) ini berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi, Kemenag, Jalan M.H. Thamrin, pada Selasa hingga Kamis, (25-27/7/2023).
Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag Ahmad Zayadi menjelaskan, tema besar mengenai kerukunan pada rangkaian kegiatan Gebyar Muharam tahun ini bertujuan untuk mendukung suksesnya 2023 sebagai Tahun Kerukunan Umat Beragama yang dicanangkan oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
“Di momen ini, kami meyakini bahwa tema tentang merawat kerukunan sangat penting dan selalu relevan bagi Indonesia. Tidak sedikit tantangan zaman yang sedang kita hadapi saat ini, jadi Kementerian Agama mengajak masyarakat untuk menguatkan kerukunan yang ada agar lebih mengakar dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Zayadi menerangkan, pengusungan tema kerukunan juga bertujuan untuk menggali kembali hikmah dan pelajaran peristiwa bersejarah ketika Rasulullah hijrah dari Makkah menuju ke Madinah.
“Pada momen bersejarah ini, Nabi membangun fondasi peradaban Islam tentang arti penting hidup rukun, toleran, dan saling tolong menolong, sebagaimana contoh persaudaraan antara kaum Muhajirin dan Anshar,” terangnya.
Karena itu, lanjut Zayadi, kualitas kehidupan yang rukun harus dirawat bersama-sama oleh semua komponen masyarakat. Ia menambahkan, Puslitbang Kemenag pada 2022 merilis survei nasional, bahwa indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) mencapai angka 73,09 persen, sehingga harus ada penguatan dan peningkatan untuk senantiasa menjaga keharmonisan masyarakat secara luas.
“Mari kita rawat relasi antarsesama, dimulai dari diri kita sendiri dan lingkungan sekitar. Sebab, merawat kerukunan merupakan salah satu strategi mendasar untuk menangkal benih-benih konflik sosial, sehingga buahnya dapat memperkokoh semangat kebangsaan Indonesia,” tutur Zayadi.
Sebagai kegiatan pembuka, Selasa (25/7/2023), digelar Dialog Ormas Kepemudaan Islam. Narasumber dalam sesi tersebut yaitu Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Rumadi, Staf Khusus Menag bidang Kerukunan Umat Beragama Nuruzzaman, dan Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia Islah Bahrawi.
Sementara pada Rabu, (26/7/2023), digelar Peringatan Tahun Baru Islam 1445 H yang diramaikan oleh Juara Festival Shalawat 2023, Haflah Al-Qur’an oleh Qari Juara Internasional, Refleksi Tahun Baru Hijriah oleh K.H. Said Aqil Hussain al-Munawwar, dan doa yang dipimpin K.H. Nasaruddin Umar.
Selain itu, juga digelar Launching Kampung Moderasi Beragama yang diwarnai dengan Parade Budaya Agama, Orasi Moderasi Beragama, dan koordinasi penguatan 1.000 kampung di seluruh Indonesia yang menjadi lokasi pengembangan praktik moderasi beragama.
Selanjutnya, pada Kamis (27/7/2023), Dharma Wanita Persatuan Ditjen Bimas Islam Kemenag bekerja sama dengan BAZNAS memberi santunan kepada 250 anak yatim dengan tema 'Senyum Yatim, Senyum Indonesia'.
Selama tiga hari rangkaian kegiatan, dibuka juga pameran Kaligrafi bertema 'Karya Anak Bangsa yang Mendunia' dan Bengkel Kaligrafi, serta produk-produk Ditjen Bimas Islam lainnya.
*Fotografer: Luthfi
*Fotografer: Luthfi



