Jakarta, Bimas Islam --- Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengajak tokoh agama dan ormas keagamaan untuk mendukung kebijakan PPKM Level 3-4, sebagai bentuk ikhtiar menghadapi pandemi Covid-19 dan menjaga kemaslahatan di tengah masyarakat.
“Dukungan dari tokoh agama dan ormas keagamaan tentu saja menjadi sangat berarti terhadap langkah yang diambil oleh pemerintah, dalam rangka menjaga ketenangan umat,” tutur Menag saat memberikan sambutan pada acara “Tahlil Nasional, Doa untuk Syuhada” di Jakarta, Kamis (22/7) malam, secara virtual.
Menurut pria yang akrab disapa Gus Yaqut itu, pemerintah Indonesia juga tidak berhenti melakukan ikhtiar secara lahiriyah. “Tadi saya juga kembali menerima delapan juta dosis vaksin Sinovac, dan insyaallah akan segera didistribusikan kepada seluruh warga bangsa ini,” kata Gus Yaqut.
Gus Yaqut menjelaskan, sudut pandang keagamaan mengajarkan umatnya untuk takut kepada Allah dan takut kepada bahaya penyakit adalah dua hal yang tidak perlu dipertentangkan.
“Tentu dalam bingkai keimanan dan kebebasan manusia dalam berikhtiar, hal itu sesuai dengan konsep tauhid, takdir, dan tawakal manusia. Kita semua diperintahkan untuk melakukan ikhtiar terlebih dahulu dan setelahnya bertawakal kepada Allah SWT,” katanya.
Pria kelahiran Rembang itu menegaskan, tidak ada tawakal yang tidak didahului oleh ikhtiar.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



