Maros, Bimas Islam --- Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros Muhammad Yahya mengapresiasi peran Penyuluh Agama Islam (PAI) yang gencar menyosialisasikan moderasi beragama di tengah masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi peran Penyuluh Agama Islam yang bisa menelurkan ide-ide cemerlang dalam melakukan sosialisasi dan mengedukasi masyarakat terkait pentingnya moderasi beragama. Kami sangat apresiasi,” kata Yahya dalam keterangannya di Maros, Senin (27/12).
Yahya menjelaskan, moderasi bergama adalah sikap untuk menghormati dan menghargai kelompok-kelompok agama lain. Islam sebagai agama rahmatan lil ‘alamin menjunjung tinggi konsep saling menghormati dan menghargai antarsesama.
“Peran Penyuluh Agama Islam bukan hanya memberikan penyuluhan di binaan masing-masing, tapi juga harus mampu menjadi teladan bagi masyarakat yang awam, termasuk bagi masyarakat di luar majelis taklim binaan para penyuluh,” tuturnya.
Ia kembali mengapresiasi peran Penyuluh Agama Islam yang sukses menjadikan wilayah Cenrana sebagai salah satu wilayah yang aman. Wilayah Cenrana pun disebut minim gesekan antarumat beragama maupun antargolongan Islam.
“Penyuluh Agama Islam adalah ujung tombak Kementerian Agama yang diberikan tanggung jawab dan amanah untuk memberikan bimbingan, penerangan, dan pengarahan kepada masyarakat di bidang keagamaan dengan menggunakan bahasa agama serta meningkatkan kerukunan hidup bersama,” kata Yahya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



