Melawi, Bimas Islam --- Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pinoh Utara, Kabupaten Melawi, Nuryanto gencar menyosialisasikan gerakan wakaf dalam beragam bentuk, mulai dari tanah, uang, hingga Al-Qur’an. Gerakan wakaf tersebut, menurutnya, dilakukan untuk kemaslahatan masyarakat umum.
“Kami bersama Pejuang Subuh, Penyuluh Agama Islam PNS dan non-PNS bekerja sama dengan organisasi sosial keagamaan di Kabupaten Melawi mencanangkan gerakan wakaf dalam berbagai bentuk seperti harta, buku, dan Al-Qur’an,” ujar Nuryanto di Melawi kepada bimasislam via pesan WhatsApp, Kamis (29/7).
Ia menjelaskan, gerakan wakaf tersebut disosialisasikan kepada aghniya, majelis taklim, dan sumber lain yang tidak mengikat sebagai donatur seperti pengadaan Al-Qur’an dan Juz ‘Amma serta Iqro' yang kemudian disalurkan ke masjid, surau, serta TPA yang memerlukan, terutama di daerah pedalaman.
“Gerakan wakaf ini juga disosialisasikan di kalangan Penyuluh Agama Islam non-PNS di Kabupaten Melawi yang dikoordinir oleh Nurlaili Muhajir. Gerakan wakaf ini sudah berjalan selama 3 tahun. Alhamdulillah masih eksis sampai hari ini,” tuturnya.
Belum lama ini, kata Nuryanto, pihaknya telah menyalurkan wakaf Al-Qur’an dan Jadwal Salat untuk beberapa surau dan TPA. Gerakan wakaf tersebut, kata dia, diharapkan bisa memberikan kemaslahatan untuk masyarakat luas.
“Kita juga belum lama ini menyerahkan wakaf Al-Qur'an dan Jadwal Salat yang diserahkan oleh Nurlaili Muhajir kepada pengurus surau dan TPA Al-Jihad, Komplek Terminal Sidomulyo, Nanga Pinoh. Semoga bermanfaat untuk umat,” kata Nuryanto.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Tuntaskan Persoalan Ruislag Tanah Wakaf Terdampak Tol dan Normalisasi Sungai di Semarang
Semarang, Bimas Islam — Kementerian Agama membenahi persoalan tukar-menukar (ruislag) tanah wakaf yang terdampak pembangunan Jalan Tol Semarang–Batang dan…



