Bekasi, Bimas Islam --- Angka penularan Covid-19 di Kota Bekasi masih cukup mengkhawatirkan dan berada dalam zona merah. Hal ini membuat Kantor Urusan Agama (KUA) Jatiasih menggencarkan sosialisasi protokol kesehatan 5M melalui para Penyuluh Agama Islam (PAI).
Hal ini disampaikan oleh Kepala KUA Jatiasih, Husein saat dihubungi oleh tim pemberitaan Bimas Islam, Rabu (28/7). Ia mengatakan, para penyuluh sudah bergerak menyosialisasikan prokes sejak awal masa pandemi terjadi di Indonesia.
"Baik penyuluh PNS dan non PNS yang bertugas di KUA Jatiasih, biasanya mempunyai binaan majelis taklim. Kita selalu ingatkan agar sosialisasi prokes itu disampaikan kepada jemaah mereka," terang Husein.
Husein menyatakan, beberapa penyuluh yang ada di wilayah Jatiasih juga merupakan tokoh masyarakat yang disegani. Hal ini mempermudah pendekatan yang dilakukan oleh para penyuluh dalam sosialisasi prokes kepada warga sekitarnya.
"Jika seorang ulama, atau tokoh masyarakat yang berbicara kan tentunya lebih dipercaya. Jadi penyampaian yang dilakukan kepada warga itu lebih mudah, akhirnya mereka akan mengikuti," imbuhnya.
Sebagai informasi, Kecamatan Jatiasih termasuk tiga besar Kecamatan yang mempunyai kasus Covid-19 terbanyak di Kota Bekasi dengan total 4.642 kasus, dengan total korban meninggal dunia sebanyak 22 orang.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



