Jakarta, Bimas Islam --- Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Ditzawa) Kemenag menggandeng kalangan selebriti dan public figure untuk menggenjot literasi zakat dan wakaf umat Islam yang masih tergolong rendah.
Hal ini disampaikan Kasubdit Edukasi, Inovasi, dan Kerja Sama Zakat dan Wakaf Ditzawa Kemenag, Wida Sukmawati dalam acara Inside Ramadan bertajuk Zakat dan Gaya Hidup Milenial di JakTV, Jumat (29/4/2022).
"Alasan kami menggandeng sejumlah public figure untuk mengampanyekan literasi zakat dan wakaf, karena segala tingkah laku mereka akan diikuti oleh para fansnya," ungkap Wida.
Wida mengungkapkan, berdasarkan hasil survei dari Pusat Kajian Strategis BAZNAS dan Badan Wakaf Indonesia pada tahun 2020, menunjukkan bahwa indeks literasi zakat mencapai 66,78 atau masuk dalam kategori moderat. Sementara itu, lanjutnya, untuk indeks literasi wakaf baru mendapatkan skor 50,48 atau masuk dalam kategori rendah.
"Berdasarkan data tersebut, kita berharap dengan menggandeng kalangan selebriti ini mempunyai pengaruh positif terhadap indeks literasi zakat dan wakaf masyarakat," lanjutnya.
Sementara itu, aktor Indonesia, Ricky Perdana mengaku baru mengetahui jika indeks literasi zakat dan wakaf masyarakat masih tergolong rendah. Padahal, menurutnya, sejak ia masih kecil, selalu diajarkan jika zakat merupakan rukun Islam ketiga.
"Tentu kami siap untuk membantu dalam rangka menebarkan kebaikan, karena zakat ini mempunyai manfaat besar dalam hal kepedulian sosial," pungkasnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



