Batam, bimasislam --- Kementerian Agama Kota Batam secara resmi pada hari ini, Selasa (26/6) menerapkan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan melaunching pendaftaran pernikahan berbasis online. Peresmian PTSP dan Lauching Pendaftaran Pernikahan Berbasis Online dilaksanakan di Kantor Kemenag Batam Jalan Masjid Raya Baiturrahman Sekupang yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Bimas Islam Kemenag RI Tarmizi Tohor, Kakanwil Kemenag Kepri Marwin Jamal, Anggota DPD RI Hardi Slamet Hood dan Asisten II Bidang Pemerintahan Kota Batam Gintoyono.
Sekretaris Ditjen Bimas Islam Kemenag RI Tarmizi Tohor dan Asisten II Bidang Pemerintahan Kota Batam Gintoyono memberikan apresiasinya atas peresmian PTSP ini.
Sekretaris Ditjen Bimas Islam menyebutkan bahwa pelayanan akan optimal apabila memiliki 4 unsur, yakni adanya regulasi, adanya SDM, adanya tempat, dan adanya anggaran. “Jika 4 hal ini ada, maka pelayanan optimal akan dapat diwujudkan”, jelas Sekretaris.
Kepala Kantor Kemenag Kota Batam Erizal Abdullah dalam sambutannya menyampaikan bahwa penerapan PTSP dan pendaftaran nikah berbasis online di kemenag Batam adalah sebagai kado untuk Kakanwil Kemenag Kepri Marwin Jamal yang pada 1 Juli ini akan memasuki masa purna bakti.
"Kakanwil dalam setiap kesempatan sering mengajak dan menghimbau untuk memberikan pelayanan yang mudah dan terbaik buat masyarakat, jangan diperlambat, dan PTSP Kemenag Batam ini adalah salah satu kado kami untuk beliau jelang pensiun pada awal bulan ini", lanjut Erizal, yang disambut dengan tepuk tangan dari semua yang hadir.
Erizal menyebutkan dalam pelayanan PTSP, kemenag Batam memiliki motto pelayanan yakni HARMONI (Humanis, Amanah, Ramah, Mudah, Optimal, Nyaman dan Ikhlas). Yang dijabarkan sebagai berikut: pertama, Humanis artinya berorientasi pada kepentingan dan kebutuhan publik yang dilayani.
Kedua, Amanah artinya melayani dengan penuh integritas, tanggungjawab serta selaras antara pemikiran, perkataan dan perbuatan. Ketiga, Ramah artinya melayani dengan ramah, senyum dan santun.
Keempat, Mudah artinya memberikan kemudahan dalam pelayanan tidak menyulitkan. Kelima, Optimal artinya layanan terbaik untuk kepuasan masyarakat.
Keenam, Nyaman artinya memberikan pelayanan yang nyaman kepada masyarakat. Dan terakhir ketujuh, Ikhlas artinya menyelenggarakan pelayanan dengan sepenuh hati, ujarnya.
Erizal berharap semoga dengan adanya PTSP dan pendaftaran nikah berbasis online dapat mempermudah akses public terhadap layanan yang ada di kemenag Batam.
Kakanwil Kemenag Kepri Marwin Jamal dalam kesempatan itu juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada kemenag Batam karena sudah mengawali menerapkan PTSP di Kepri ini, meskipun diakuinya bahwa di Kanwil sendiri dan di beberapa kemenag Kabupaten Kota di Kepri belum memulainya.
“Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan serta apresiasi buat kemenag Batam yang telah menerapkan PTSP dan pendaftaran nikah berbasis online, semoga pelayanan kemenag Batam semakin baik dan masyarakat akan semakin mudah dan nyaman dengan pelayanan yang diberikan”, pungkasnya.
Untuk diketahui PTSP kemenag Batam melayani 18 pelayanan antara lain registrasi majlis ta’lim, sertifikat arah kiblat,pendaftaran nikha online, surat keterangan penyesuaian data buku nikah, surat keterangan masjid terdaftar, rekomendasi izin belajar luar negeri, rekomendasi izin belajar dalam negeri, keterangan pindah rayon ponpes, keterangan pindah rayon madrasah, rekomendasi pendaftaran yayasan keagamaan Buddha, rekomendasi pembukaan rekening lembaga/yayasan, persyaratan pendirian dan pengesahan travel umroh,percepatan/penggabungan keberangkatan haji, pembatalan haji, tunda keberangkatan haji, mutasi keberangkatan haji, pembatalan haji, pendaftaran haji, dan rekomendasi paspor umroh dan haji khusus.
Sumber : batam.kemenag.go.id
Penulis : Zaenuri Sofyan
Editor : nhkurniawan
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



