Jakarta, Bimas Islam --- Di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang semakin pesat saat ini, Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar meminta umat Islam agar tidak kehilangan jati dirinya sebagai manusia yang berakhlakul karimah.
Fuad mengatakan, perkembangan teknologi yang begitu pesat tetap harus disikapi secara positif oleh umat Islam. Namun, umat Islam harus tetap menjaga jati dirinya sesuai dengan tuntunan dalam Al-Qur'an.
"Yang harus kita perhatikan adalah bagaimana generasi muslim saat ini memiliki fondasi kepribadian sesuai pandangan hidup dalam agama, maupun dalam berbangsa," papar Fuad kepada tim pemberitaan Bimas Islam, Senin (8/11/2021).
Fuad menyampaikan, perkembangan zaman merupakan suatu keniscayaan yang menuntut seluruh manusia agar mampu beradaptasi. Untuk itu, umat Islam juga harus memiliki ilmu dan keterampilan yang sesuai dengan situasi terkini.
"Kita tidak melihat perkembangan teknologi sebagai sebuah ancaman, namun sebagai peluang untuk membangkitkan kreativitas umat. Saya pernah membaca pernyataan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. Fuad Hassan (alm) dalam sesi seminar Festival Istiqlal tahun 1991 bahwa Islam memungkinkan kita menangani persoalan di segala keadaan dan di segala zaman. Segala tantangan kita hadapi tanpa mengorbankan asas-asas Islam," lanjut Fuad Nasar.
Fuad menambahkan, proses pengembangan diri untuk mampu beradaptasi dengan perubahan zaman harus terus dilakukan sehingga tercipta peradaban umat Islam yang unggul dalam segala bidang.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



