Jakarta, Bimas Islam -- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Tarmizi Tohor mendorong pengelolaan zakat di Indonesia lebih inovatif. Hal ini ia sampaikan saat menghadiri pembukaan kegiatan Indonesia Giving Fest (IGF) Zakat Expo 2022 di Senayan, Jakarta, Jumat (23/12/2022).
Tarmizi menyampaikan, kegiatan ini merupakan momentum yang tepat untuk mengedukasi kaum muda mengenai pentingnya peranan zakat di Indonesia. Menurutnya, zakat berkontribusi besar dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Melalui kegiatan ini, kita harapkan akan muncul ide dan gagasan yang visioner, khususnya bagi para kaum muda, terhadap tata kelola zakat di Indonesia," ujar Tarmizi.
Tarmizi mengemukakan, adanya sejumlah tantangan ke depan terkait pengelolaan zakat di Indonesia. Menurutnya, perkembangan teknologi yang begitu pesat harus mampu dijawab melalui sumber daya manusia (SDM) yang tepat.
"Kami turut mengajak para pengelola zakat untuk melakukan kajian akademik berbasis data. Nantinya, hasil kajian tersebut akan menjadi pijakan dari kebijakan pemerintah," tegasnya.
Kegiatan IGF Zakat Expo 2022 diinisiasi Forum Zakat (FOZ) yang menghadirkan 199 Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk menjadi wadah dari Gerakan Zakat melalui sejumlah program inovatif.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



