Semarang, Bimas Islam --- Direktur Penerangan Agama Islam (Dirpenais) Kementerian Agama, Syamsul Bahri hadir dan memberikan arahan pada Pembinaan Kompetensi Penyiar Agama Islam (PKPAI) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) di Hotel Aston Inn, Kota Semarang, Kamis (7/10/21).
Dalam arahannya, Syamsul mengingatkan penyiar se-Jateng tentang konsep dosa dan kebaikan yang diwariskan. Menurutnya, penyiar jangan sampai mewariskan dosa kepada masyarakat.
"Jangan menjadi penyiar yang meninggalkan dosa warisan seumur hidup bahkan setelah penyiar mati. Maka sampaikanlah sesuatu yang benar. Katakan kebenaran walau pahit," ungkap Syamsul.
Syamsul menambahkan, penyiar juga penting menguasai ilmu agama agar mampu menyisipkan konten keagamaan dalam setiap proses siaran. Katanya, menggunakan kiasan juga bisa dilakukan agar konten kebaikan mudah diterima masyarakat.
"Penyiar punya kesempatan yang besar untuk mewarnai, masuk, dan memberikan vibrasi kebenaran kepada masyarakat," tambahnya.
Hadir pada PKPAI Jateng hari kedua, Kasubdit Seni, Budaya, dan Siaran Keagamaan Islam, Sayid Alwi Fahmi, dan Kasi Siaran Keagamaan Islam, Nur Kumala Dewi. PKPAI Jateng dilaksanakan selama 3 hari pada Rabu-Jumat, 6-8 Oktober 2021 dihadiri 80 penyiar se-Jateng.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



