Magelang, Bimas Islam -- Ketua Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kota Magelang, Shanti Maharanti menyampaikan pentingnya koordinasi dan kolaborasi. Hal ini disampaikan Shanti saat menghadiri Rapat Kerja Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Ruang Rapat Kantor Badan Kesbangpol Kota Magelang.
"Koordinasi dan kolaborasi merupakan kunci suksesnya sebuah program atau layanan. Program-program keagaman di Kankemenag Magelang yang kini dijalankan merupakan buah dari koordinasi dan komunikasi yang terjalin erat," kata Shanti di Magelang, Kamis (10/11).
Shanti mengungkapkan, salah satu program unggulan Kankemenag Magelang adalah Kampung Religi. Program tersebut, kata dia, sukses bergulir setelah adanya koordinasi dan kolaborasi antara Kankemenag Magelang dengan Pemerintah Kota Magelang. "Selama ini, kami solid dalam bersinergi dengan pemkot," tegasnya.
Dia menambahkan, sebagai rumah bagi semua agama, Kemenag berkomitmen untuk memberi layanan terbaik tanpa diskriminasi kepada semua agama yang diakui di Indonesia. Menurutnya, selama ini Kemenag memegang teguh upaya persatuan dan keharmonisan.
"Kami juga siap memfasilitasi berbagai persoalan yang muncul di masyarakat, baik itu di ranah internal umat seagama maupun antarumat beragama. Jangan sungkan untuk berkonsultasi kepada kami, karena itu domain dari tugas dan fungsi kami,” jelasnya.
"Sikap meghormati dan menghargai sebagai sesama anak bangsa yang memiliki keyakinan berbeda, menjadi penopang utama dalam memperkuat persatuan dan soliditas sekaligus memupuk kerukunan," tandasnya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



